Kamis, 11 Juli 2024

WAJAH BARU SUASANA SERU


 

Tanggal 12 Juli dua puluh dua empat

Aku hadir dengan penuh semangat 

Menuju sekolah negeri di daerah setempat 

Untuk bersua dengan para guru hebat


SD Negeri Kemirimuka Tiga

Tempat aku menaruh asa

Mengabdi kepada negara

Demi masa depan yang ceria


Dengan niat tulus aku ucapkan 

Di hati yang penuh perasaan 

Syukur, senang, dan penuh harapan 

Semoga Tuhan selalu memberikan keberkahan 


Selamat berkolaborasi para dewan guru

Mari satukan misi untuk maju

Sukseskan pendidikan masa kini

Mengajar dan mendidik dengan hati


Depok, 12 Juli 2024

Kartini, S.Pd_Guru SD 

MENGATASI WRITER'S BLOCK

 



Narasumber : Ditta Widya Utami, S.Pd. Gr.
Moderator : Edmu Yulfizar Abdan Syakura, Gr. M.Pd.
Resume ke : 23
Hari/Tanggal : Rabu, 10 Juli 2024

Menulis apakah mudah? mudah bagi yang sudah mampu konsisten dengan jemarinya menuliskan kata demi kata hingga menjadi kalimat yang panjang dan sempurna. Sebagian banyak orang menulis bukan hal yang mudah, bahkan banyak mengalami kendala baik dari internal maupun eksternal. kendala-kendala itu bisa kita atasi jika kita mempunyai formula yang pas untuk mengatasi yang tersebut.

Pada malam ini kita akan belajar tentang materi "Mengatasi Writer's Block" dengan narasumber ibu Ditta Widya Utami dan moderator bapak Edmu Yulfizar Syakura. 

Nah teman-teman apakah saat menulis kalian pernah mengalami kondisi seperti ini;
"Aduh, mau nulis apa lagi".
"Kok ga ada ide ya".
"Mau nulis tapi kok ga mood".

Waaah, jangan-jangan anda tertular virus menular. "Apa itu, berbahaya ga"!
Yuuuups namanya virus "WRITER'S BLOCK"
Kereen banget nama virusnya hahaha....
Jadi penasaran...

Kalau penasaran yuuuk kita simak materi pelatihan malam ini yaitu tentang "Writer's Block".
Pertanyaan pemantik dari narasumber:
  • Pernahkah menulis diary saat kecil atau remaja?
  • Pernahkah ibu/bapak menerbitkan buku?
  • Apa yang biasanya ibu/bapak tulis?
WRITER'S BLOCK
Istilah ini sudah muncul dari tahun 1940an (dikenalkan pertama kali oleh Edmund Bergler Psikoanalis Amerika). Nyatanya masih banyak penulis masa kini yang terserang Writer's Block. Paling sederhana dimaknai bahwasannya Writer's Block adalah keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan aggasan baru untuk tulisannya (Wikipedia). Parahnya Writer's Block tidak hanya terjangkit pada hitungan detik, menit, bahkan berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

APA PENYEBABNYA?
Ada banyak faktor penyebab penulis terserang Writer's Block antara lain:
Sibuk
Tidak ada ide
Tidak mood menulis
Sedang banyak pikiran
Sedang lelah/capek
Seang di titik jenuh
Merasa tulisan belum sempurna
Merasa takut dikomentari orang lain
Belum paham dengan tema yang akan dituli 
dan lain-lain

BAGAIMANA MENGATASINYA?
Bagi yang lelah fisik
lakukan rehat sejenak, healing terlebih dahulu, melakukan mindfullness, atau melakukan hal yang bisa membuat ibu/bapak segar kembali untuk menulis.

Bagi yang belum ada ide
Pergi ke perpustakaan, membaca buku/artikel, atau melakukan hal yang bisa membuat ide keluar.

Bagi yang merasa tulisan belum sempurna
Meminta teman/rekan untuk mengoreksi terlebih dahulu. Meminta masukan dan koreksi sehingga ibu/bapak bisa melakukan revisi dan menerbitkna tulisan.

Bagi yang sedang sibuk
Mencari gold time nya menulis dan meluangkan waktu sejenak untuk tetap menulis. 

Bagi yang ga mood menulis
Mencari moodbooster terlebih dahulu. Lakukan hal yang bisa membuat ibu/bapak menjadi mood kembali untuk menulis.

Jadi.... tidak ada alasan lagi untuk tidak menulis ya hehehe....

Setelah itu narasumber memberikan tantangan kepada peserta yaitu:
TANTANGAN 1
Lihat sekeliling ibu/bapak. Carilah benda berwarna hitam lalu buat 1 kalimat dari benda tersebut. waktunya 2 menit. 

TANTANGAN 2
Buatlah 2 kalimat dengan diawali:
Saat ini ...
Aku ingin ...

TANTANGAN 3
Buatlah 1 paragraf dari  gambar dibawah ini!


Peserta dengan antusias mengerjakan 3 tantangan tersebut. Ternyata hal tersebut bisa menghilangkan virus Writer's Block. Kita bisa lihat benda-benda di sekitar kita, bahkan benda kecil seperti jepitan jemuran atau bando, sendal dan lain-lain bisa dijadikan ide tulisan. Jadi intinya niat dari dalam diri kita. 

Saat memutuskkan untuk manjadi penulis maka kita harus sipa untuk konsisten dan meluangkan waktu untuk menulis. Siap untuk belajar, dikritik, mendapatkan masukan dan koreksi dari orang lain jadikan sebagai pembelajaran untuk bisa meningkatkan kemmapuan dalam menulis.

Tentu saja menjadi penulis harus siap mempunyai keunikan, karena tidak ada Ahmad Tohari kedua, tidak ada Andrea Hirata, tidak ada om Jay kedua. Semua penulis mempunyai keunikan masing-masing.  Kita pun pasti punya. 

Untuk selanjutnya sesi tanya jawab. Narasumber memberikan kesempatan peserta untuk melakukan tanya jawab.
Materi hari ini sangat bermanfaat untuk menyadarkan diri kita. Jika ingin jadi seorang penulis maka harus siap dengan tantangan dan hambatan. Konsisten adalah salah satu trik untuk bisa jadi penulis hebat. 
Terima kasih ibu Ditta atas ilmunya pada malam hari ini. Semoga saya bisa mengimplementasikan apa yang sudah saya pelajari malam ini.
Salam Literasi


Depok, 11 Juli 2024
Kartini, S.Pd_Guru SD
 






Rabu, 10 Juli 2024

MEMBUAT COVER BUKU YANG MENARIK

 


Narasumber   : Fajar Tri Laksono, M.Pd.
Moderator      : Helwiyah, S.Pd., M.M.
Resume ke     : 22
Hari/Tanggal  : Senin, 8 Juli 2024

Pernahkah kita terpesona dan takjub saat menatap cover buku??? Cover buku adalah halaman depan buku yang penuh dengan daya tarik dan tarikan dahsyat dari penulis. Tanpa disadari terkadang hati kita penasaran dengan isi buku karena pandangan pertama sudah terjerat pada cover buku yang sangat luar biasa. Melalui cover buku yang menarik, dapat membuat pembaca menjadi penasaran. Cover buku adalah pintu gerbang utama membuat para pembaca tertarik dan penasaran ingin membaca lembar per lembar halaman buku. 

Pada malam ini kita akan belajar tentang cara membuat cover buku yang menarik. Materi malam ini adalah pertemuan yang ke-22 di KBMN gelombang 31. Tak terasa sudah jauh saya melangkah dalam mengikuti perjalanan di KBMN. Narasumber malam ini bernama bapak Fajar Tri Laksono, M.Pd. bersama moderator yang bernama ibu Helwiyah, S.Pd., M.M. 

Berikut kita simak profil narasumber. 

Berikut prestasi narasumber 


Berikut beberapa cover karya narasumber.



Bing AI dan Chat GPT (untuk Microsoft)


Untuk Play store



Mari berlatih terlebih dahulu membuat akun microsoft. Setelah memiliki akun akan muncul gambar seperti ini. 

Buatlah kalimat contoh seperti berikut. Maka akan muncul gambar sesuai dengan intruksi dari kalimat yang kita tulis. 

Contoh lain 

Kalimat operasional yang bisa kita gunakan

Hasil dari Copilot

Jika kita tidak menyukai gambar hasil edit kita bisa mengubah kalimat operasionalnya, sehingga gambar otomatis akan berubah


Untuk menghasilkan gambar yang estetik, menarik, dan bagus kita harus banyak berlatih menulis kalimat. Semakin spesifik kalimat operasionalnya maka hasil gambar akan semakin bagus. 

Demikianlah materi malam ini. Sungguh luaar biasaaa pengalaman belajar tentang AI dan chatGPT, Copilot dan microsoft. Terima kasih kepada narasumber yang sudah banyak memberikan ilmunya pada malam hari ini. 


Depok, 10 Juli 2024
Kartini, S.Pd_Guru SD















Selasa, 09 Juli 2024

Resume ke-21 "Mempermudah Penulis Menulis Bersama Penerbit Mayor"

 



Narasumber : Dwinita Andriastuti

Moderator : Lely Suryani

Resume ke : 21

Hari/Tanggal : Jumat, 5 Juli 2024


Pada malam ini pelatihan KBMN gelombang ke-31 akan membahas materi tentang "Mempermudah Penulis Menulis Bersama Penerbit Mayor" dengan narasumber ibu Dwinita Andriastuti dan moderator yaitu ibu Lely Suryani. Ini merupakan pengalaman saya yang perdana belajar tentang penerbit Mayor. Bersyukur saya bisa bergabung dengan KBMN, karena banyak sekali ilmu baru yang saya dapatkan diluar dari profesi saya sebagai seorang guru. 

Marilah kita simak materi malam hari ini. Fokuslah dalam belajar supaya kita dapat menyerap apa yang disampaikan oleh narasumber dan mengimplementasikannya. 

Seperti biasanya untuk rundown acara pada malam hari ini antara lain:

1. Pembukaan 

2. Pemaparan materi

3. Tanya jawab

4. Penutup

Materi malam ini berkaitan dengan materi sebelumnya yang membahas tentang "Menjadi Penulis Buku Mayor." Naaahh, pada malam hari ini kita akan belajar tentang bagaimana trik-trik kita agar bisa mudah menjadi penulis di buku Mayor. yuuuuk simak bersama-sama.

Pada awal materi moderator menyampaikan profil narasumber. Ibu Dwinita adalah seorang Product Manager Penerbit Andi. Ia juga mennjalankan beberapa lini penerbit Andi antara lain untuk mengembang Andi Academy, Channel TV Andi, dan juga Andi Writing Club. Setelah memperkenalkan diri selanjutnya narasumber memantik dua pertanyaan kepada peserta: 

1. Siapa dari bapak/ibu/sdra/i yang pernah menulis naskah hingga bukunya terbit?

2. Tulislah judul buku karya anda yang telah berhasil terbit!

Selanjutnya narasumber bertanya kepada peserta yang belum pernah menulis dan menerbitkan naskah hingga menjadi buku. Seberapa besar keinginan dan minat anda menulis naskah dan menerbitkan buku? Apa motivasi pertama anda menulis buku?

Beragam jawaban dari peserta sudah dilontarkan. Ada yang mengatakan sebagai jejak sejarah perjalanan hidup. Ada yang mengatakan agar namanya tetap hidup, dikenang walaupun orangnya sudah tiada. Ada yang mengatakan sebagai pembuktian kalau saya pernah hidup di dunia ini. Motivasi menulis peserta juga beragam. Ada yang mengatakan untuk berbagi ilmu, mendokumentasikan pemikiran, dan kenang-kenangan.

Apapun jawaban dari para peserta harus kita apresiasi. Karena dalam sebuah proses penulisan naskah ada banyak faktor yang membuat naskah itu diterima atau tidak, sekedar diterima penerbit atau menjadi best seller. Sekedar terbit dan menjadi best seller itu hal yang berbeda dimata penerbit. 

Selanjutnya narasumber menyampaikan beberapa naskah yang diminati penerbit. Apakah naskah fiksi atau non fiksi. Naskah buku dewasa, remaja, anak-anak, atau buku pelajaran. Naskah yang paling diminati penerbit Andi adalah naskah potensial yang akan menjadi best seller.  Intinya penerbit akan memilih naskah yang memiliki potensi dan kepastian market terbesar itulah yang akan dipilih. 

Lalu, bagaimanakah cara menulis naskah seperti ini?

1. Pahami bidang/minat yang paling potensi dari diri andauntuk dikembangkan menjadi tulisana.

2. Bacalah buku dan referensi sebanyak-banyaknya tentang apa yang akan anda tulis.

3. Dari semua referensi yang pernah anda baca, temukanlah sebuah hal baru yang jauh lebih menarik dari buku-buku yang sudah anda baca. 

4. Libatkan orang lain untuk membaca dan memberi masukan dari naskah yang anda tulis.

5. Pelajari pola perkembangan pola masyarakat saat ini agar naskah tetap relevan sesuai jamannya dan keilmuan terkini. 

6. Menjaga semangat, konsisten, dalam penulisan naskah.

Selanjutnya narasumber membagikan tahapan dalam penerbitan naskah antara lain:

  • Temukan tema dan judul
  • Buat daftar isi
  • Buat sinopsis
  • Mulailah menulis 
  • Libatkan pembaca 
Daftar isi menjadi penting karena alur dasar yang menjaga isi dna konsisten nashkah kita dari awal sampai akhir. 
Bagaimana cara menulis naskah ini?
1. Amati potensi pasar terhadap tema yang hendak kita tulis, apakah cukup besar?
2. Jika ternyata potensinya kecil lebih baik cari tema lain.
3. Hindari menulis dengan subyektif, keembangkan obyektivitas sebagai penulis sekaligus pembaca. 

Narasumber juga mempersilahkan peserta pelatihan untuk membuka platform Andi Writing Club terlebih dahulu. Platform ini menjadi wadah yang menarik untuk penulis pemula untuk menerbitkan bukunya. Andi Writing Club juga sebagai tempat bertemu dan terbentuknya komunitas pembaca yang akan sangat berharga untuk penulis. Narasumber juga mempersilahkan peserta untuk mendaftar menjadi bagian dari komunitas Andi Writing Club.
Sesi selanjutnya, tanya jawab. Moderator memberikan kesempatan untuk para peserta dagar bertanya.
Sesi terakhir penutup. Moderator menutup kegiatan dengan doa bersama. 

Demikianlah materi pada malam hari ini. Terima kasih atas berbagi ilmunya hari ini. Materi yang luar biasa dan sangat menginspirasi. 


Depok, 5 Juli 2024
Kartini, S.Pd_Guru SD


MENJADI PENULIS BUKU MAYOR

 


NARASUMBER : JOKO IRAWAN MUMPUNI
MODERATOR : DAIL MA'RUF
RESUME KE : 20
HARI/TANGGAL : RABU, 3 JULI 2024

Inginkah anda menjadi penulis buku Mayor??? jawabnya "Pasti pingin donk!!"
Menjadi penulis buku Mayor adalah keinginan setiap orang, apalagi mereka yang berprofesi sebagai penulis buku. Bagaimana caranya kita bisa menjadi penulis buku mayor??? Mari kita simak materi malam ini bersama narasumber yang bernama bapak Joko Irawan Mumpuni dan moderator bapak Dail Ma'ruf. 
Adapun rangkaian acara pada malam hari ini :
1. Pembukaan 
2. Pemaparan materi
3. Tanya jawab
4. Penutup

Berikut beberapa informasi terkait materi pada malam hari ini:


Penerbit adalah industri kreatif yang berorientasi pada profit. Di dalam penerbit ada SDM kreatif sebagai pendukungnya antara lain: penulis, editor, layouter, ilustrator, dan desain grafis. Menerbitkan buku sesungguhnya merupakan kegiatan penyebaran/menjual ilmu pengetahuan. 



Diawali dengan konsep marketing 1.0 hingga marketing 5.0 seperti pada gambar berikut. 




Berikut hasil survey buku yang sering dibeli di pasaran. 



Faktor utama mengapa orang-orang membeli buku tersebut. Berikut alasannya.





Berikut jenis-jenis produk buku-buku yang dijual di pasaran. Penulis bisa memilih sesuai minatnya. Yang menjadi bahan pertimbangan saat mau menulis buku adalah siapa pembaca utamanya. Kategori-kategori produk buku sebagai gambar berikut:
Tergambar seperti sirip ikan. 




Saat penulis berhasil diterima di penerbit Mayor, pasti ada rasa puas yag dirasakan. Kepuasan yang diperoleh dari kecakapan menulis antara lain:
1. Kepuasan
2. Reputasi
3. Karir
4. Uang
Selain 4 hal diatas penulis juga akan memperoleh beberapa peningkatan dari efek menulis di penerbit Mayor antara lain:
1. Peningkatan finansial
  • Royalti
  • Diskon pembelian langsung
  • Seminar
2. Peningkatan karir
  • Peningkatan status jabatan
  • Peluang karir dari institusi
3. Kebutuhan batin
  • Buku adalah karya yang akan dikenang sepanjang masa
4. Reputasi
  • Buku sebagai karya yangn terpublikasi sehingga dapat meningkatkan reputasi penulis
Oleh karena itu agar buku yang kita diterima di penerbit mayor, maka kita harus mempunya pola berfikir sebagai berikut; Tidak hanya 5W and 1H tetapi tambahkan 2H. Adapun H yang kedua adalah How Much Much. Ketika kita diterima menerbitkan di penerbit Mayor maka secara otomatis buku yang diterbitkan sudah berISBN. Adapun tugas penerbit akan melakukan sorting naskah, mengkaji, meriset naskah tersebut, hingga mamasarkannya ke jaringan toko yang dimilikinya. Beda dengan penerbit Indie dan Self publishing yang tidka melakukan proses industri. 

Berikut adalah sistem penilaian naskah yang ada di penerbit Mayor:


Kita bisa lihat tema-tema buku yang laku di pasaran melalui google Trends.
Narasumber memperlihatkan contoh-contoh buku yang telah diterbitkan oleh penerbit Mayor. 
Kita sebagai penulis beraada di posisi mana?? Coba lihat gambar berikut:


Apakah pekerjaan guru dan penulis bisa digantikan oleh AI??Jawabnya "bisa."
Misalkan ChatGPT dikhawatirkan dapat memporakporandakan sistem pendidikan. Tugas-tugas mahasiswa akan dibantu AI. Guru juga bisa memanfaatkan AI untuk mempermudah dan mempercepat tugasnya. 
Contoh pemanfaatan AI antara lain:
  • Membuat daftar isi dalam modul ajar
  • Panduan pembelajaran dan sesmen
  • Mencari buku-buku referensi 
  • Membuat parafrase agar tulisan tidak sama dengan buku aslinya
Model bisnis penerbitan berbentuk lingkaran : pembaca = penulis = penyalur = penerbit



Proses naskah menjadi buku sebagai berikut:


Adapun ciri-ciri penerbit yang baik antara lain:
1. Memiliki visi dan misi yang jelas
2. Memiliki bussines care lini produk tertentu
3. Pengalaman penerbit
4. Jaringan pemasaran
5. Memiliki percetakans sendiri
6. Keberanian mencetak jumlah eksemplar
7. Kejujuran dalam pembayaran royalti

Di akhir sesi narasumber memberikan quotes;




Luaaarrr biasaaana materi malam ini. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan. Semoga tulisan-tulisan saya kelak bisa diterima oleh penerbit Mayor. 


Depok, 9 Juli 2024
Kartini, S.Pd-Guru SD















Sabtu, 06 Juli 2024

Nasi Gandul Pati


 

Nasi Gandul Pati rasanya bikin nagih. Tahukan kalian "Nasi Gandul" khas Pati?? yaitu nasi putih dengan lauk dari daging, asa empal, kikil, babat, paru, dan ati ampela, lalu diguyur dengan kuah daging. Kuah nasi Gandul sangat khas yaitu rempah-rempah olahan daging yang sangat berasa, ditambah rasa manis dari kecap, dan gurih. Ditemani dengan tempe goreng garing yang mempesona . 

Nasi Gandul penyebutan tersebut berasal tukang dagang nasi yang cara jualannya dengan dipikul. Gandul artinya digantung maksudnya bukan nasinya yang digantung tapi dipikul sama penjualnya. 

Nasi Gandul dijual dengan harga sekitar 18 ribu sampai 20 ribu per porsi. Harga terjangkau. Rasakan sensasi rasanya yang menggoda. 

Jika kalian mampir ke Pati bisa merasakan nikmatnya makan nasi Gandul. Warung yang bisa dikunjungi antara lain warung Romantis pak H. Sardi, warung H. Warsimin, dan warung pak Weled. 

Dengan menikmati kuliner Nusantara berarti kita cinta terhadap makanan khas Indonesia dan turut serta melestarikan budaya bangsa. 


Pati, 7 Juli 2024

Kartini, S.Pd_Guru SD


Senin, 01 Juli 2024

Sehat Jiwa Raga

 


Olahraga sangat penting untuk badan kita. Selain membutuhkan nutrisi badan kita juga perlu olahraga supaya kesehatan raga terjaga. 
Tidak hanya kesehatan raga bahkan jiwa juga harus sehat. Sebagaimana kata mutiara bahwasannya "badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat". 
Pagi ini saya dan keluarga berolahraga di lapangan Kukusan Beji Depok. Lapangan ini salah satu lapangan yang dimanfaatkan untuk latihan anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB). Setiap hari kondisi lapangan sangat ramai karena ada beberapa jadwal kegiatan olahraga yang dilakukan disana. 
Fasilitas lapangan Kukusan Beji ini antara lain ada area basket, memanah, bermain bola, toilet, mushalla, tempat parkir yang luas, area berjualan, dan juga Playground.
Pada pagi ini minimal saya bisa melakukan lari pagi. Olahraga paling hemat tapi penuh manfaat adalah lari. Dengan lari kita bisa menurunkan berat badan, menjaga kesehatan lutut, mencegah osteoporosis, mencegah penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, meningkatkan stamina, memperkuat daya tahan tubuh, membuat tidur lebih nyenyak, dan memperbaiki suasana hati. 
Begitu besar manfaat olahraga lari untuk badan kita. Rugilah kita kalau malas untuk berolah raga. Padahal  tubuh membutuhkan itu. 
Yang tidak kalah penting juga selain berolahraga adalah makan bergizi. Dengan konsumsi makanan bergizi tubuh kita akan sehat. 
Manfaat kita mengkonsumsi makan sehat antara lain:
1. Mempertahankan berat badan yang sehat.
2. Meningkatkan energi dan daya tahan tubuh.
3. Memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kualitas tidur.
4. Meningkatkan kualitas tidur.
5. Membentuk makan sehat sejak dini.
6. Meningkatkan kualitas hidup keluarga.
7. Membantu mencegah penyakit pada keluarga.
Kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kita fisik yang sempurna. Salah satu cara bersyukur adalah dengan menjaga dan merawat badan kita agar tetap sehat. 
Terima kasih sudah membaca tulisan saya. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat

Depok, 1 Juni 2024
Kartini, S.Pd_Guru SD 




SSB Metro Kukusan

  Pertandingan tim futsal Metro Kukusan mengikuti laga event Anniversary 1st Citra Remaja.  Pertandingan dilakukan di lapangan Pordek Krukut...