Selasa, 09 Juli 2024

MENJADI PENULIS BUKU MAYOR

 


NARASUMBER : JOKO IRAWAN MUMPUNI
MODERATOR : DAIL MA'RUF
RESUME KE : 20
HARI/TANGGAL : RABU, 3 JULI 2024

Inginkah anda menjadi penulis buku Mayor??? jawabnya "Pasti pingin donk!!"
Menjadi penulis buku Mayor adalah keinginan setiap orang, apalagi mereka yang berprofesi sebagai penulis buku. Bagaimana caranya kita bisa menjadi penulis buku mayor??? Mari kita simak materi malam ini bersama narasumber yang bernama bapak Joko Irawan Mumpuni dan moderator bapak Dail Ma'ruf
Adapun rangkaian acara pada malam hari ini :
1. Pembukaan 
2. Pemaparan materi
3. Tanya jawab
4. Penutup

Berikut beberapa informasi terkait materi pada malam hari ini:


Penerbit adalah industri kreatif yang berorientasi pada profit. Di dalam penerbit ada SDM kreatif sebagai pendukungnya antara lain: penulis, editor, layouter, ilustrator, dan desain grafis. Menerbitkan buku sesungguhnya merupakan kegiatan penyebaran/menjual ilmu pengetahuan. 



Diawali dengan konsep marketing 1.0 hingga marketing 5.0 seperti pada gambar berikut. 




Berikut hasil survey buku yang sering dibeli di pasaran. 



Faktor utama mengapa orang-orang membeli buku tersebut. Berikut alasannya.





Berikut jenis-jenis produk buku-buku yang dijual di pasaran. Penulis bisa memilih sesuai minatnya. Yang menjadi bahan pertimbangan saat mau menulis buku adalah siapa pembaca utamanya. Kategori-kategori produk buku sebagai gambar berikut:
Tergambar seperti sirip ikan. 




Saat penulis berhasil diterima di penerbit Mayor, pasti ada rasa puas yag dirasakan. Kepuasan yang diperoleh dari kecakapan menulis antara lain:
1. Kepuasan
2. Reputasi
3. Karir
4. Uang
Selain 4 hal diatas penulis juga akan memperoleh beberapa peningkatan dari efek menulis di penerbit Mayor antara lain:
1. Peningkatan finansial
  • Royalti
  • Diskon pembelian langsung
  • Seminar
2. Peningkatan karir
  • Peningkatan status jabatan
  • Peluang karir dari institusi
3. Kebutuhan batin
  • Buku adalah karya yang akan dikenang sepanjang masa
4. Reputasi
  • Buku sebagai karya yangn terpublikasi sehingga dapat meningkatkan reputasi penulis
Oleh karena itu agar buku yang kita diterima di penerbit mayor, maka kita harus mempunya pola berfikir sebagai berikut; Tidak hanya 5W and 1H tetapi tambahkan 2H. Adapun H yang kedua adalah How Much Much. Ketika kita diterima menerbitkan di penerbit Mayor maka secara otomatis buku yang diterbitkan sudah berISBN. Adapun tugas penerbit akan melakukan sorting naskah, mengkaji, meriset naskah tersebut, hingga mamasarkannya ke jaringan toko yang dimilikinya. Beda dengan penerbit Indie dan Self publishing yang tidka melakukan proses industri. 

Berikut adalah sistem penilaian naskah yang ada di penerbit Mayor:


Kita bisa lihat tema-tema buku yang laku di pasaran melalui google Trends.
Narasumber memperlihatkan contoh-contoh buku yang telah diterbitkan oleh penerbit Mayor. 
Kita sebagai penulis beraada di posisi mana?? Coba lihat gambar berikut:


Apakah pekerjaan guru dan penulis bisa digantikan oleh AI??Jawabnya "bisa."
Misalkan ChatGPT dikhawatirkan dapat memporakporandakan sistem pendidikan. Tugas-tugas mahasiswa akan dibantu AI. Guru juga bisa memanfaatkan AI untuk mempermudah dan mempercepat tugasnya. 
Contoh pemanfaatan AI antara lain:
  • Membuat daftar isi dalam modul ajar
  • Panduan pembelajaran dan sesmen
  • Mencari buku-buku referensi 
  • Membuat parafrase agar tulisan tidak sama dengan buku aslinya
Model bisnis penerbitan berbentuk lingkaran : pembaca = penulis = penyalur = penerbit



Proses naskah menjadi buku sebagai berikut:


Adapun ciri-ciri penerbit yang baik antara lain:
1. Memiliki visi dan misi yang jelas
2. Memiliki bussines care lini produk tertentu
3. Pengalaman penerbit
4. Jaringan pemasaran
5. Memiliki percetakans sendiri
6. Keberanian mencetak jumlah eksemplar
7. Kejujuran dalam pembayaran royalti

Di akhir sesi narasumber memberikan quotes;




Luaaarrr biasaaana materi malam ini. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan. Semoga tulisan-tulisan saya kelak bisa diterima oleh penerbit Mayor. 


Depok, 9 Juli 2024
Kartini, S.Pd-Guru SD















Sabtu, 06 Juli 2024

Nasi Gandul Pati


 

Nasi Gandul Pati rasanya bikin nagih. Tahukan kalian "Nasi Gandul" khas Pati?? yaitu nasi putih dengan lauk dari daging, asa empal, kikil, babat, paru, dan ati ampela, lalu diguyur dengan kuah daging. Kuah nasi Gandul sangat khas yaitu rempah-rempah olahan daging yang sangat berasa, ditambah rasa manis dari kecap, dan gurih. Ditemani dengan tempe goreng garing yang mempesona . 

Nasi Gandul penyebutan tersebut berasal tukang dagang nasi yang cara jualannya dengan dipikul. Gandul artinya digantung maksudnya bukan nasinya yang digantung tapi dipikul sama penjualnya. 

Nasi Gandul dijual dengan harga sekitar 18 ribu sampai 20 ribu per porsi. Harga terjangkau. Rasakan sensasi rasanya yang menggoda. 

Jika kalian mampir ke Pati bisa merasakan nikmatnya makan nasi Gandul. Warung yang bisa dikunjungi antara lain warung Romantis pak H. Sardi, warung H. Warsimin, dan warung pak Weled. 

Dengan menikmati kuliner Nusantara berarti kita cinta terhadap makanan khas Indonesia dan turut serta melestarikan budaya bangsa. 


Pati, 7 Juli 2024

Kartini, S.Pd_Guru SD


Senin, 01 Juli 2024

Sehat Jiwa Raga

 


Olahraga sangat penting untuk badan kita. Selain membutuhkan nutrisi badan kita juga perlu olahraga supaya kesehatan raga terjaga. 
Tidak hanya kesehatan raga bahkan jiwa juga harus sehat. Sebagaimana kata mutiara bahwasannya "badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat". 
Pagi ini saya dan keluarga berolahraga di lapangan Kukusan Beji Depok. Lapangan ini salah satu lapangan yang dimanfaatkan untuk latihan anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB). Setiap hari kondisi lapangan sangat ramai karena ada beberapa jadwal kegiatan olahraga yang dilakukan disana. 
Fasilitas lapangan Kukusan Beji ini antara lain ada area basket, memanah, bermain bola, toilet, mushalla, tempat parkir yang luas, area berjualan, dan juga Playground.
Pada pagi ini minimal saya bisa melakukan lari pagi. Olahraga paling hemat tapi penuh manfaat adalah lari. Dengan lari kita bisa menurunkan berat badan, menjaga kesehatan lutut, mencegah osteoporosis, mencegah penyakit jantung, mengontrol tekanan darah, meningkatkan stamina, memperkuat daya tahan tubuh, membuat tidur lebih nyenyak, dan memperbaiki suasana hati. 
Begitu besar manfaat olahraga lari untuk badan kita. Rugilah kita kalau malas untuk berolah raga. Padahal  tubuh membutuhkan itu. 
Yang tidak kalah penting juga selain berolahraga adalah makan bergizi. Dengan konsumsi makanan bergizi tubuh kita akan sehat. 
Manfaat kita mengkonsumsi makan sehat antara lain:
1. Mempertahankan berat badan yang sehat.
2. Meningkatkan energi dan daya tahan tubuh.
3. Memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kualitas tidur.
4. Meningkatkan kualitas tidur.
5. Membentuk makan sehat sejak dini.
6. Meningkatkan kualitas hidup keluarga.
7. Membantu mencegah penyakit pada keluarga.
Kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan yang telah memberikan kita fisik yang sempurna. Salah satu cara bersyukur adalah dengan menjaga dan merawat badan kita agar tetap sehat. 
Terima kasih sudah membaca tulisan saya. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat

Depok, 1 Juni 2024
Kartini, S.Pd_Guru SD 




Sabtu, 29 Juni 2024

DIKSI DAN SENI BAHASA

 


Narasumber : Maydearly
Moderator : Mutmaina, M.Pd.
Resume ke : 19
Materi : Diksi dan Seni Bahasa
Hari/Tanggal : Rabu, 29 Juni 2024

Selamat malam rekan-rekan peserta pelatihan KBMN gelombang ke-31. Malam ini kita akan belajar tentang berkata-kata indah penuh makna dan baik yang tersurat maupun yang tersirat. Narasumber malam ini adalah ibu Maydearly dengan moderator ibu Mautmainah. Materi malam ini adalah "Diksi dan Seni Bahasa."

Seperti sebelumnya agenda acara antara lain:

  1. Pembukaan
  2. Pemyampaian materi
  3. Tanya jawab
  4. Penutup
Apa itu Diksi?
Diksi menurut KBBI adalah pilihan kata yang tepat serta selaras bertujuan agar dapat memahami teks dalam tulisan. Diksi dihasirkan memberi ruh agar sebuah kata memiliki kepantasan yang lebih bermakna. Dengan Diksi kita akan merasakan warna dan rasa untuk setiap kalimat.

Sejarawan Yunani bernama Aristoteles  memperkenalkakn Diksi untuk menulis puisi. Kini Diksi berkembang pesat tidak hanya untuk puisi tetapi dipergunakan juga untuk memperindah bahasa sebagai padanan kata agar lebih terasa maknanya.

Keindahan Diksi sangat penting untuk mempengaruhi perasaan pembaca dalam menghayati karya. Untuk mencapai keindahan Diksi penulis harus memperhatikan konteks penggunaan kata-kata, pemilihan kosa kata, yang sesuai dengan suasana yang diinginkan, serta kemampuan menggambarkan dengan cara yang unik dan menarik. 

Diksi adalah tentang rasa yang hadir dari logika. Ketika jiwa dihadirkan didalam sebuah tulisan maka akan semakin mudah merangkai Diksi yang indah. 

      

Salah satu tokoh yang sangat piawai dalam membuat Diksi adalah William Shakespeare dengan karyanya yang luas biasaa yaitu Romeo dan Yuliet. 
                                                                                                                                                                      Ada 5 tips dari narasumber yang dapat kita praktikkan untuk menggali bakat dalam berdiksi atara lain:
  1. Sense of touch atau indera sentuhan dapat berperan penting dalma mengembangkan Diksi, terutama dalam menggambarkan pengalam fisik atau emosional. Ada beberapa cara sense of touch dalam pengembangan Diksi.
  • Deskripsi fisik misalkan "rasa kasar batu yang menggores tangan" atau "kelembutan bulu halus yang menyentuh pipi."
  • Deskripsi emosi misalkan "rasa dingin membelai kulitnya membuatnya merasa kesepian" atau "kehangatan pelukan memenuhi hatinya dengan kedamaian."
  • Nuansa atau atmosfer misalkan "angin sepoi-sepoi menyentuh kulitnya dengan lembut di tepi pantai yang sunyi."
  • Metafora dan personifikasi misalkan "sinar matahari merayap seperti jemari emas yang membalai tanah gersang" atau "suara angin di pepohonan menggelembung seperti suara tawa anak-anak yang bermain."
2. Sense of smell atau indera penciuman adalah elemen penting dalam berdiski karena dapat menambah pengalaman lebih dalam lagi. 
  • Deskripsi lingkungan misalkan "aroma bunga melati yang memenuhi aroma bunga di taman itu" atau "bau tanah basah setelah hujan turun sepanjang malam."
  • Karakterisasi misalkan "bau rokok dan alkohol yang menusuk hidung menggambarakan gaya hidupnya yang kasar."
  • Memori dan emosi misalkan "aroma kue mangga yang amnis membawa kenangan masa kecilnya yang bahagia."
  • Metafora dan simbolisme misalkan "aroma kebohongan yang terasa menyengat do runag rapat itu."
3. Sense of taste atau indera perasa dapat digunakan dengan efektif untuk mengembangkan pengalaman pembaca dengan sensasi yang berkaitan dengan rasa. 
  • Deskripsi makanan dan minuman misalkan "rasa manis dari coklat leleh mengalir di lidahnya" atau rasa pedas dari sambal yang membara memenuhi seluruh mulutnya."
  • Ekspresi emosi atau perasaan misalkan "rasa gembira yang segar seperti buah-buahan tropis yang manis."
4. Sense of journalisme yaitu untuk menyampaikan berita dengan cara yang informatif, jelas dna memikat.

5. Sense of hearing atau indera pendengaran dapat diterapkan secara efektif dalam berdiksi dalam pengalam auditori yang kuat dalam tulisan. 
  • Deskripsi suara misalkan "derap langkah kaki yang cepat di lorong yang sepi" atau gemerisik daun kering yang disapu angin."
  • Atmosfer dan nusansa misalkan "gemuruh petir yang menggetarkan jendela."
  • Ekspresi emosi misalkan "senandung riang anak-aak yang bermain di halaman sekolah" ataua "ratapan sedih yang terdenagr di ruang tengah rumah duka."
  • Simbolisme dan metafora misalkan "sara jangkrik malam yang menyiratkan kesepian di hatinya."
Kunci agar kita dapat membuat Diksi yang indah dan bermakna adalah harus memperbanyak kosakata. Agar pembaca dapat memahami Diksi yang kita buat buatlah Diksi yang tidak melenceng dari topik. Dengan cara mencari sinonim kata yang akan dibuta diksinya agar lebih indah dirasa dan tetap maknanya.

Demikian penyampaian materi malam ini, sangatl luaar biasa. Perlu banyak berlatih untuk membuat Diksi yang baik. Terima kasih kepada narasumber atas ilmunya hari ini. Selanjutnya sesi tanya jawab. 

Malam yang sunyi membuatku terbangun dari mimpi. 
Mata penuh sayup menarik hatiku untuk berdiri dan hadir dalam kesunyian. 
Ku buka laptop jemariku menari dengan lincah menulis tiap kata dan kalimat. 
Menggoreskan tinta warna hitam penuh makna. 
Ku tulis kata demi kata yang ada dalam pikiranku. 
Ku tuangkan dengan halus melalui petikan jemariku. 
Semoga para pembaca bisa mengerti maksud Diksi dari yang aku tulis malam ini.

Depok, 30 Juni 2024
Kartini, S.Pd._Guru SD
                                                                                                                                                                                                                   

Rabu, 26 Juni 2024

TUNAS IBLAM

 


Tunas yang akan selalu tumbuh dan berkembang 

Untuk mencetak generasi masa depan

Nan berakhlak mulia berteknologi dan perspektif global 

Ajarkan anak-anak sesuai perkembangan jaman

Siswa belajar dengan menyenangkan 


Indah dan ramah lingkungan 

Budayakan 5S dalam programnya

Literasi jadi hal utama untuk guru dan siswa

Ajarkan nilai-nilai nasionalisme bangsa

Mencetak generasi masa depan yang berakhlak mulia 


Depok, 26 Juni 2024

Kartini, S.Pd_Guru SD

Indah Tak Akan Terlupa


Begitu indah kenangan kita
Setiap hari penuh makna
Suka duka selalu bersama 
Dalam ikatan guru dan siswa

Anakku kelas 1 Cut Nyak Dien 
Tingkatkan semangat dan disiplin 
Empati dan sayang teman harus dijalin
Semoga kelak kalian jadi pemimpin 

Raihlah mimpi dan harapan 
Berjuanglah untuk masa depan 
Hiasi dengan semangat dan pantang menyerah
Untuk masa depan yang lebih cerah 

Selamat melanjutkan ke kelas berikutnya 
Doa selalu terucap sempurna 
Untuk kalian yang teristimewa 
Di hati guru tercinta 

💖💖💖
Depok, 26 Juni 2024
Kartini, S.Pd_Guru SD 

Selasa, 25 Juni 2024

KIAT MENULIS BUKU DARI KARYA ILMIAH

 


Narasumber : Eko Daryono, S.Kom
Moderator :Mulyadi, M.Pd
Resume ke : 18
Hari/Tanggal : Senin, 24 Juni 2024

Ternyata sudah setengah perjalanan mengikuti KBMN gelombang ke-31. Dengan semangat pasti apa yang kita lakukan akan terasa manis dan bahagia. Malam ini materi pelatihan berjudul "Menulis Buku dari Karya Ilmiah." Adapun narasumber yang menyampaikan materi bernama bapak Eko Daryono, S.Kom dengan moderator yang bernama bapak Muljadi, M.Pd.

Profil narasumber dapat kita ketahui melalui link berikut: 
https://maseko1275.blogspot.com/2021/11/profil.html#more  

Seperti sebelumnya agenda aara antara lain sebagi berikut:
1. Pembukaan 
2. Materi dari narasumber
3. Tanya jawab
4. Penutup

APA ITU KARYA TULIS? 
Karya tulis ilmiah merupakan tulisna perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang memenuhi kaidah ilmiah (Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 tahun 2014). 

Secara umum Karya Tulis Ilmiah ada dua kategori yaitu Karya Tulis Ilmiah non buku dan Karya Tulis Ilmiah buku.

Semua jenis KTI dalam bagan diatas bisa dikonversi menjadi buku. Kita harus memahami hal tersebut karena kegiatan konversi bisa berdampak pada KTI aslinya. Jika kita ingin buku cetak hasilnya mirip seperti aslinya, maka akan sulit mendapatakan ISBN. Solusinya jika ingin KTI menjadi buku bisa memakai QRCBN karena RQCBN bisa untuk self publishing. 

ADA 5 FORMULA MEMBUAT BUKU KARI KARYA ILMIAH 

1. Formula judul 

Judul buku dari hasil konversi harus dirubah terlebih dahulu. Apalagi jika judulnya menunjukkan terminologi tempat dan waktu. 

2. Formula isi 

Jika judul berubah, maka isinya pun juga harus dirubah menjadi non penelitian, maksudnya tidak mendeskripsikan sebuah penelitian. Bagian yang masih bisa dipakai adalah bagian latar belakang di Bab 1 dan bagian teoritisnya. Untuk bagian Bab 3, 4, 5 yang berisi metode, hasil dan kesimpulan tidak perlu ditampilkan kembali. Adapun untuk karya ilmiah kualitatif, hasil penelitian masih bisa terpakai, asalkan tidak mengarah pada hasil penelitian, tetapi bahasa sudah disesuaikan dengan pengetahun umum. 

3. Formula struktur penulisan 

Perlu diperhatikan juga bahwa buku hasil konversi tidak mengenal bab, sub bab, dan list paragraf. Jadi struktur tulisan tidak terbingkai secara formal, tetapi dibuat narasi yang mengalir. 


4. Formula bahasa

Bahasa yang digunakan dari buku konversi diupayakan tidak formal misalkan seperti ada kutipan. Gunakan bahasa yang umum para penulis gunakan untuk buku bacaan. 

5. Formula kaidah buku ISBN

Untuk pengajuan buku berISBN, naskah dilengkapi dengan keaslian karya, sudah siap cetak, minimal halaman isi 50 lembar, format buku bacaan umum. Untuk mengkonversi buku dari karya ilmiah emmang membutuhkan "sense of writer."

Demikian hasil pembahasan dari narasumber. Sangat memberikan ilmu pengetahuan baru bagi saya. Terima kasih bapak semoga bermanfaat. 

Selanjutnya sesi tanya jawab peserta dengan narasumber. 


Kartini, S.pd_Guru SD


SSB Metro Kukusan

  Pertandingan tim futsal Metro Kukusan mengikuti laga event Anniversary 1st Citra Remaja.  Pertandingan dilakukan di lapangan Pordek Krukut...